Pasang Iklan Gratis

Gol penalti Yamal pada detik akhir buyarkan kemenangan Newcastle atas Barcelona

 FC Barcelona selamat dari kekalahan dramatis setelah penalti Lamine Yamal pada detik terakhir memaksa hasil imbang 1-1 melawan Newcastle United pada leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League

Newcastle sempat berada di ambang kemenangan setelah Harvey Barnes mencetak gol pada menit ke-86. Barnes menyambut umpan silang Jacob Murphy dengan tendangan voli yang membawa tuan rumah unggul di St James' Park.

Namun, kegembiraan publik tuan rumah berubah menjadi kekecewaan pada masa tambahan waktu. Pada menit keempat injury time, bek Malick Thiaw menjatuhkan Dani Olmo di kotak penalti.

Yamal yang baru berusia 18 tahun maju sebagai algojo. Ia mengeksekusi penalti dengan tembakan ke sudut bawah gawang yang gagal dijangkau kiper Aaron Ramsdale yang sudah bergerak ke arah berlawanan.

Pelatih Newcastle Eddie Howe mengaku kecewa dengan hasil tersebut meski memuji penampilan timnya sepanjang pertandingan.

“Sangat sulit. Saya pikir kami luar biasa, penampilan yang sangat bagus melawan tim yang sangat baik,” kata Howe kepada TNT Sports. “Momen di akhir pertandingan jelas memberikan kesan negatif. Saya tidak ingin itu menutupi 93 menit sebelumnya di mana kami bermain sangat baik.”

Newcastle sebenarnya juga sempat mencetak gol pada awal babak kedua. Joelinton menyambar bola rebound dari tembakan Barnes yang membentur tiang, tetapi gol tersebut dianulir karena posisi offside.

Sepanjang pertandingan, Newcastle tampil agresif dengan mengandalkan kecepatan lini depan yang diisi Barnes, Anthony Elanga, dan William Osula. Beberapa peluang berbahaya berhasil mereka ciptakan, termasuk umpan silang Elanga yang nyaris disambut Osula di depan gawang.

Sebaliknya, Barcelona kesulitan menembus pertahanan solid Newcastle. Peluang terbaik tim tamu datang dari Robert Lewandowski yang hampir menuntaskan umpan silang Raphinha, tetapi tembakannya tipis melebar dari tiang jauh.

Bek Newcastle Lewis Hall mengakui suasana ruang ganti timnya terasa seperti baru saja menelan kekalahan.

“Tentu saja, jika Anda masuk ke ruang ganti kami di akhir pertandingan, Anda akan berpikir kami kalah karena suasananya sangat sunyi,” kata Hall.

Sementara itu, pelatih Barcelona Hansi Flick mengakui timnya beruntung bisa membawa pulang hasil imbang.

“Pada akhirnya, mungkin mereka pantas menang, tetapi hasil ini sangat penting bagi kami,” kata Flick. “Kami tidak bermain terlalu baik saat menguasai bola, tetapi saat tanpa bola kami bertahan bersama dan tetap solid.”

Leg kedua akan digelar di Barcelona pada 18 Maret mendatang. Hasil imbang ini membuat peluang kedua tim masih terbuka untuk melaju ke perempat final.


0 Response to "Gol penalti Yamal pada detik akhir buyarkan kemenangan Newcastle atas Barcelona"

Posting Komentar