Aktivis: Trump 'tunggangi' ajaran Kristen dalam perang lawan Iran
Pemerintahan Presiden AS Donald Trump 'mempersenjatai' Kekristenan untuk membenarkan tindakannya di Timur Tengah. Sementara Israel terus bertindak tanpa hukuman karena sebagian besar negara Barat menutup mata. Demikian disampaikan aktivis dan satiris Irlandia, Tadhg Hickey.
Tampil di acara East Meets West di RT, yang dipandu oleh Tara Reade dan Olga Bataman, Hickey menggambarkan ironi bahwa Trump dan pejabat lain di pemerintahannya telah menggunakan pesan-pesan alkitabiah dalam pernyataan publik mereka tentang perang melawan Iran. Padahal kenyataannya tindakan mereka semakin jauh dari ajaran Kristus.
"Ini adalah pemerasan paham Kekristenan yang menurut saya sangat mengerikan. Sungguh vulgar gagasan bahwa Yesus adalah semacam agen perang bagi orang-orang ini, dan tidak ada yang Kristen dalam nilai-nilai atau perilaku mereka," kata Hickey.
Dia menggambarkan Israel yang bertindak dengan impunitas total di Gaza serta tempat lain, dan berupaya lolos dari hukuman sebanyak mungkin selama Trump berada di Gedung Putih. Israel berkeyakinan bahwa mereka tidak akan menghadapi perlawanan dari Washington atau negara-negara Barat secara luas.
Hickey juga menggambarkan 'Zionisme Kristen' di AS sebagai aspek paling maruk yang mendukung tindakan Israel. Di sisi lain Israel mahir menciptakan “monster Trump 2.0” dan memastikan keterlibatan Washington.
Hickey juga membahas pengalamannya ditahan di Israel setelah mencoba mengirimkan bantuan ke Gaza sebagai bagian dari Freedom Flotilla pada tahun 2025.
“Kami diculik di perairan internasional, dibawa ke penjara teroris… dipakaikan pakaian tahanan, ditolak perawatan medis, tidak ada akses ke pengacara, tidak ada waktu di halaman penjara. Ada seorang pria Irlandia berusia 75 tahun, dia ditolak akses ke insulinnya… sungguh keajaiban dia selamat," katanya.
"Saya rasa mereka sebenarnya tidak akan mencoba membunuh salah satu dari kami, tetapi jika salah satu dari kami meninggal di salah satu sel mereka, itu akan menjadi bonus besar [bagi mereka], karena itu akan menjadi pencegah bagi orang-orang untuk melakukan hal serupa lagi,” ujarnya menambahkan.


0 Response to "Aktivis: Trump 'tunggangi' ajaran Kristen dalam perang lawan Iran"
Posting Komentar