Real Madrid terancam bayar Rp310 miliar demi Jose Mourinho, ini penyebabnya
Real Madrid dikabarkan telah mengidentifikasi Jose Mourinho sebagai calon pelatih baru mereka untuk musim depan.
Namun, proses kepulangan Mourinho ke Santiago Bernabeu kini mengalami penundaan akibat situasi internal klub.
Menurut laporan Diario AS, rencana perekrutan Mourinho tertahan karena adanya pemilihan presiden klub setelah dewan pemilihan meratifikasi pencalonan Enrique Riquelme untuk menantang Florentino Perez.
Perez sendiri disebut menjadi sosok utama di balik rencana membawa kembali Mourinho, 13 tahun setelah periode pertamanya bersama Los Blancos berakhir.
Pemilihan presiden Real Madrid diperkirakan berlangsung pada 7 Juni 2026, dengan 31 Mei 2026 juga dipertimbangkan sebagai tanggal alternatif di Valdebebas.
Namun situasi tersebut membuat Benfica berpotensi mendapatkan uang dua kali lipat jika Real Madrid tak bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangan Jose Mourinho.
Klausul Mourinho Bisa Naik Dua Kali Lipat
Real Madrid sebenarnya sudah menyetujui kontrak berdurasi dua tahun dengan Mourinho yang kini melatih Benfica.
Namun, proses finalisasi kini terancam menjadi jauh lebih mahal.
Benfica memasang klausul pelepasan Mourinho sebesar 7 juta euro (sekitar Rp144 miliar) yang hanya berlaku hingga Selasa (26/5) waktu setempat.
Jika Real Madrid gagal mengaktifkannya sebelum tenggat waktu, klub Portugal tersebut diperkirakan akan meminta kompensasi hingga 15 juta euro (sekitar Rp310 miliar).
Nilai tersebut disebut setara dengan total gaji kotor Mourinho di Benfica.
Meski begitu, masih ada kemungkinan negosiasi dilakukan untuk menurunkan harga apabila klausul awal sudah kedaluwarsa.
Di tengah situasi yang belum jelas, Mourinho dikabarkan tetap santai menghadapi proses tersebut.
Pelatih asal Portugal itu disebut sangat ingin kembali melatih Real Madrid untuk periode kedua.
Mourinho juga diyakini tidak khawatir peluangnya kembali ke Bernabeu akan hilang hanya karena adanya penundaan sementara.
Kini perhatian tertuju pada apakah Real Madrid akan bergerak cepat dalam 24 jam ke depan demi menghindari kenaikan biaya kompensasi.
Meski demikian, Los Blancos sebenarnya masih memiliki cukup waktu sebelum pramusim dimulai untuk menyelesaikan negosiasi dengan Benfica dan mengamankan tanda tangan Mourinho.
Rencana Awal Mourinho di Real Madrid
Prioritas utama Jose Mourinho tampaknya adalah membangun kembali tulang punggung Real Madrid.
Menurut laporan Diario AS, pelatih asal Portugal tersebut menginginkan satu atau bahkan dua bek tengah baru untuk ditambahkan ke dalam skuad, sementara bek kanan yang dapat diandalkan juga dianggap sebagai kebutuhan mendesak.
Bek kiri baru kemungkinan akan dipertimbangkan kemudian, tergantung pada situasi kepergian pemain dan kondisi finansial klub.
Namun, perhatian terbesar Mourinho disebut berada pada keseimbangan lini tengah dan stabilitas pertahanan.
Laporan tersebut juga mengklaim bahwa Mourinho menginginkan seorang gelandang bertahan yang mampu bersaing sekaligus menjadi pelapis Aurelien Tchouameni.
Selain itu, ia juga mendorong perekrutan pemain kreatif di lini tengah, sosok yang mampu mengontrol jalannya pertandingan dan meningkatkan ritme serangan tim.
Menariknya, Mourinho belum menyebutkan nama pemain secara spesifik. Fokusnya saat ini disebut lebih kepada mencari profil yang tepat untuk melengkapi kebutuhan skuad Real Madrid.
Di internal klub, sudah ada kesadaran bahwa perubahan memang diperlukan setelah menjalani musim yang kurang konsisten.
Namun, Real Madrid memahami bahwa kedatangan pemain baru kemungkinan besar bergantung pada kepergian beberapa pemain lebih dahulu, terutama karena keseimbangan skuad dan struktur gaji kini menjadi perhatian penting klub.


0 Response to "Real Madrid terancam bayar Rp310 miliar demi Jose Mourinho, ini penyebabnya"
Posting Komentar