Jelang hadapi Bosnia, bintang Sunderland Granit Xhaka tuntut Swiss evaluasi diri
Swiss ditahan Qatar di laga pembuka
Swiss ditahan imbang 1-1 oleh Qatar setelah Boualem Khoukhi mencetak gol penyeimbang dramatis pada menit ke-94. Tim asuhan Murat Yakin mendominasi sebagian besar pertandingan dan unggul melalui penalti Breel Embolo, tetapi gagal mengubah keunggulan mereka untuk menambah gol.
Swiss melepaskan 26 tembakan selama pertandingan, total tertinggi yang pernah mereka catat dalam pertandingan Piala Dunia sejak pencatatan dimulai pada tahun 1966. Meskipun mengendalikan jalannya pertandingan, mereka tidak mampu mengalahkan Qatar dan harus membayar mahal di menit-menit akhir.
Hasil ini membuat Swiss frustrasi setelah kehilangan kesempatan untuk membuat awal yang bagus di Grup B, sementara Qatar merayakan poin pertama mereka yang bersejarah di Piala Dunia.
Xhaka soroti kurangnya ketenangan Swiss
Xhaka menunjuk pada kurangnya efisiensi Swiss di depan gawang sebagai alasan utama hasil yang mengecewakan. Kapten Sunderland tersebut juga merasa timnya kehilangan kendali atas pertandingan saat mencari gol kedua.
"Jika Anda tidak memanfaatkan peluang di depan, Anda akan kebobolan," kata gelandang tersebut dikutip dari beIN Sports. "Mungkin kami juga sedikit kehilangan kesabaran, berpikir bahwa kami benar-benar harus mencetak gol kedua. Kami harus cukup cerdas dan berpengalaman untuk mempertahankan keunggulan 1-0 hingga akhir pertandingan.
"Kami tahu mereka menunggu momen mereka. Dan mereka mendapatkannya di menit ke-94. Kami kehilangan ritme di akhir babak kedua. Itu tidak boleh terjadi di level ini."
Peringatan terhadap ekspektasi yang berlebihan
Menurut Xhaka, hasil tersebut menjadi pengingat bahwa Swiss masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan meskipun memasuki turnamen dengan harapan tinggi. Meskipun mereka menciptakan banyak peluang, kegagalan mereka untuk memanfaatkannya menunjukkan kekurangan yang dapat berakibat fatal melawan lawan yang lebih kuat.
Ia mengatakan: "Sekarang kita harus kembali ke kenyataan dan menghadapi realitas. Dan kenyataannya adalah kita sama sekali belum siap untuk membicarakan gelar atau Piala Dunia terbaik kita."
Swiss harus segera bangkit
Swiss kini akan berupaya untuk bangkit dan meraih tiga poin pertama mereka di Piala Dunia 2026 ketika menghadapi Bosnia & Herzegovina pada matchday kedua Grup B di Los Angeles Stadium, Jumat (19/6) dini hari WIB.


0 Response to "Jelang hadapi Bosnia, bintang Sunderland Granit Xhaka tuntut Swiss evaluasi diri"
Posting Komentar